Dikisahkan bahwa anak perempuan Duren Sawit yang berumur 12 tahun dianiaya oleh ayahnya dan ibunya memaksanya bekerja sampai subuh.

TRIBUNNEWS.COM-AM (40 tahun) di Jakarta, pria asal Duren Sawit di timur Jakarta ditangkap polisi beberapa hari lalu.

AM, kini menjadi tersangka pidana, diduga melakukan pelecehan anak, yaitu RPP putrinya sendiri (12).

Baca: Faktanya dalam kasus penganiayaan anak ayah Duren Sawit, pelaku kabur hingga korban tidak disekolahkan

Kasus ini juga menjadi perhatian Komisi Nasional Kesejahteraan Anak (PA). -Selama penyidikan, AM tidak hanya menganiaya RPP, tetapi juga menggunakan RPP.

Bibi RPP Linda Sari (29) membenarkan hal tersebut. steppaughter RPP (12) ” Pekerjaannya sebagai keluarga pembantu (ART).

Tak tergoyahkan, ia kerap membangunkan RPP pada pukul 08.00 WIB, kemudian mengantarkan anak kandungnya kepada bosnya untuk bekerja. –ARW mensyaratkan RPP untuk membuang sampah dan melakukan pekerjaan rumah lainnya yang seharusnya tidak dilakukan oleh para korban. Undangan untuk bekerja. Linda mengatakan pada Sabtu (25/7/2020) di Duren Sawit, Jakarta Timur. -Linda menilai RPP (RPP yang tidak pernah bersekolah sejak kecil) harus digunakan untuk mempermudah pekerjaan. ARW.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *