Gubernur Anies mengesahkan restorasi perluasan kawasan wisata, sedangkan Ancol masih fokus pada masa transisi pembukaan

TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menginginkan agar Taman Impian Jaya Ancol (Taman Impian Jaya Ancol) menarik kembali perluasan kawasan wisata di Jakarta Utara tersebut. DKI Jakarta Nomor 237 Tahun 2020, ditandatangani Anies pada 24 Februari. “Perluasan lahan kawasan rekreasi Taman Hiburan Dongan Ke Dreamland yang disebutkan dalam undang-undang pertama, dan sudah termasuk dalam lingkup Daerah Istimewa Jakarta. Kesepakatan kerjasama antara Pemprov DKI dengan PT Pembangunan Jaya Ancol, Tbk untuk pengerjaan lahan seluas 20 hektar, dikutip dalam “Perintah Gubernur, Sabtu (27/6/2020)”.

“Tanggal April 2009 Data pembuangan tinja (lokasi pembuangan tinja) pada tanggal 13 berasal dari pengerukan 13 sungai dan 5 waduk sebelah timur perairan barat Anker, meliputi area seluas sekitar 120 hektar di desa Anker, utara. Jakarta, Kecamatan Padmangen, merupakan bagian dari rencana pemekaran kawasan. Dia melanjutkan dengan mengatakan: “ Ancol Timur (Ancol) meliputi area seluas sekitar 120 hektar. ” Tidak hanya Ancol, tetapi Annis juga diizinkan untuk memperluas wilayah metropolitan. Izin perpanjangan untuk Dufan ditetapkan sekitar 35 hektar. Baca: Anies Buka Lahan Ancor untuk Perluasan dan Reklamasi, Yunarto Wijaya Beri Cindylan

“Beri Izin Implementasi Rencana Perluasan Kawasan Rekreasi Fantasyland (DUFAN), Rencana Perluasan Lahannya sekitar 35 hektar, sedangkan area rekreasi Kawasan Rekreasi Donganke Dreamland sudah tertutup. Dia menulis ada sekitar 120 hektar di PT Pembangunan Jaya Ancol di Tbk. Jika tidak bisa diselesaikan, izinnya akan ditinjau kembali .

Tentang Pelaksanaan perluasan areal tersebut menuntut PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk berkoordinasi dengan instansi terkait di tingkat pusat dan daerah. Pengurus (HPL) mewakili Pemprov DKI Jakarta dan menjadi biaya PT Pembangunan. Anis mengatakan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *