Anaknya yang masih duduk di bangku SMA diserang prostitusi, dan seorang ibu menggigit di kantor Satpol PP.

TRIBUNNEWS.COM-STN (38 tahun) tak menyangka anaknya terlibat prostitusi saat duduk di bangku kuliah kelas delapan. Sebagai seorang ibu, hatinya hancur total. Merasa ditipu oleh putrinya.

STN mengatakan kepada kantor Satpol PP di Tangerang: “Saya bersumpah dia bilang dia ingin berbagi konten Youtube dengan teman-temannya. Saya tidak tahu dia berjualan.” – Meski kesulitan keuangan, STN mengakui putrinya Sangat kecewa bekerja: “Apa yang kamu lakukan? Kamu sekolah, biar aku ambil uang. Ad, aku tidak ingin kehidupan selanjutnya, jika kamu punya uang untuk menjual dirimu, membuatku lelah.” Katanya. .

Saat polisi menunjukkan bukti ditemukannya beberapa alat kontrasepsi di dompet putrinya, STN pun pingsan.

“Ade, aku pasti tahu apa yang kamu lakukan. Kasihan bapak Ad,” ujarnya kepada STN.

Berbeda dengan STN dan AF, kakak dari pelacur yang masih diasuransikan ini mengaku mengetahui pekerjaan adiknya. Hanifah

Meskipun AF berkali-kali menyebutkan bahwa dia menyarankan agar dia berusia 16 tahun, dia mengabaikan saudara perempuannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *