Siswa non sekolah memberikan nasehat penggalangan bersama kepada warga Desa Jati Pulogadung

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Sedikitnya 30 orang mahasiswa Universitas Semarang (Mahasiswa Diponegoro (Undip) Universitas Semarang) di Jakarta Timur menghadiri kegiatan Konferensi Kerja Nyata (KKN) di rumahnya masing-masing. — Pandemi Covid-19 melanda Indonesia dan berujung pada kegiatan KKN yang biasanya dilakukan secara berkelompok dan digantikan oleh KKN perorangan.

Gavin Rahadian Darsana, mahasiswi Diponegoro (Undip), Universitas Semarang, Fakultas Ilmu Budaya, mengkhususkan diri pada sejarah penyelenggaraan KKN pribadi. Masyarakat Kelurahan Jati RW 01 Jalan Pulo Gadung, Jakarta Timur menyatakan, rencana pengabdian masyarakat secara pribadi terbagi dalam dua rencana. Agustus 2020-Dalam rencana ini, Gavin memilih 2 tema berbeda, yaitu mempelajari sistem onik Aquapult sebagai cadangan kebutuhan pangan saat pandemi Covid 19 di Jakarta Timur, dan dampak Covid-19 terhadap situasi di Nikaragua. Pengaruh perilaku. masyarakat. -Membaca: Cerita tentang seorang mahasiswa yang memilih koloni pemulung dalam rencana pengabdian masyarakat saat terjadi pandemi-Setelah memberikan izin kepada semua pihak, Gavin dan empat (empat) rekan tim II (KKN Pulogadung) lainnya pada Minggu (2) / 8/2020) Tur dilakukan di kantor RW di Jalan Jati Pulo Gadung, Jati Pulo Gadung mencatat kehadiran sekitar 20 warga desa sebelum melaksanakan perjanjian kesehatan. Sebelum Gavin mulai menjelaskan lebih jauh tentang sejarah hidroponik, ia memulainya dengan menjelaskan latar belakang perlunya menanam tanaman dengan menggunakan hidroponik.

“Oleh karena itu secara umum, 19 pandemi tersebut telah sedikit banyak merubah aktivitas sosial di masyarakat, terutama aktivitas kerja para pekerja kantoran, perubahan tersebut sebelumnya dilakukan di kantor, kemudian mereka Separuh atau seluruh kegiatan kerja dilakukan di rumah untuk membatasi / mengurangi interaksi langsung dengan staf Lingkungan luar Gavin mengatakan: “Meski demikian, meski sebagian kegiatan kemasyarakatan hanya dilakukan di rumah, masyarakat tetap perlu untuk bisa bekerja. “Covid-19-” Pilihan lain bagi orang untuk bekerja dari rumah adalah mencoba dan terlibat dalam kegiatan pertumbuhan tanaman yang praktis dan mudah dipelajari, yang merupakan bagian dari apa yang disebut “pertanian perkotaan”, “katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *