Prostitusi berkedok karaoke menelan biaya Rp 1,3 juta dan polisi menyita Rp 730 juta

JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM-Polisi mengungkap pelacuran dilakukan dengan penutup karaoke Executive Karaoke Venetian BSD di Serpong, Nantangerang, Banten. Kabar itu muncul setelah pihaknya menggerebek lokasi karaoke pada Rabu (19/8/2020) pukul 19.30 WIB. WIB .

Berdasarkan hasil peninjauan sementara, Badan Eksekutif Karaoke Venice BSD telah beroperasi dari awal Juni 2020 hingga sekarang. Tangerang di bagian selatan masih memperpanjang batas waktu PSBB dari 9 Agustus 2020 hingga 23 Agustus 2020.

“Venice BSD Karaoke Executive sudah beroperasi dari awal Juni 2020 hingga sekarang,” kata Ferdy dalam keterangan yang diterima Tribunnews.com, Kamis (20/8/2020). Tak hanya itu, polisi juga menemukan eksekutif karaoke Venetian BSD tersebut diduga terlibat prostitusi dengan tarif mulai dari Rp. 1,1 juta rupee. 1,3 juta rupiah.

“Eksekutif karaoke Venice BSD memberikan layanan seks kepada wanita dengan tarif 1,1 juta hingga 1,3 juta rupiah per voucher dikalikan tiga voucher,” ujarnya. Dia berkata.

Baca: Kisah Tanger Satpol PP Tidak Tambah Jumlah Karaoke Venetian BSD Dua Kali Hal Ini Diresahkan Sekuriti – Terangkannya Pernah Bekerja Sebagai Pengurus Karaoke Venetian BSD 47 perempuan berasal dari berbagai daerah, seperti Jakarta Barat Jawa Timur dan Jawa Timur. -Polisi mengamankan 13 orang dalam penggerebekan tersebut, yaitu 7 orang bertindak sebagai mucikari untuk “Kakek” dan “Ibu”, dan 3 orang kasir, seorang supervisor, seorang manajer operasi dan seorang manajer umum. Selain itu, polisi juga mendapatkan barang bukti berupa dua set kwitansi, satu set sertifikat hadiah bagi perempuan pada 19 Agustus 2020, uang tunai Rp 730 juta, tiga set mesin EDC, dan 12 boks alat kontrasepsi. Selain itu, ada satu set tabel. Resepsi wanita, satu tas kado wanita, tiga komputer, satu ATM, tiga printer, 14 kemeja kimono, dan dua kuitansi hotel tertanggal 19 Agustus 2020.

“Polisi telah membawa mereka pergi. Para saksi yang menjadi korban bersama mereka telah dilindungi dan akan menjalani tes dan interogasi Covid-19 secara cepat. (Forum / igm / jaringan dod)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *