Hari ini, Pertamina mengadakan uji emisi gratis di pusat kota Jakarta

Laporan oleh Tribunnews.com reporter Lita Febriani

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-PT Pertamina (Persero) menyelenggarakan uji coba siaran gratis untuk layanan pelanggan radio melalui area operasi pasar (MOR) III untuk berpartisipasi dalam emisi bebas-kreasi Tes dilakukan di SPBU 3110701 di Jalan Industri Raya Kemayoran di Jakarta Pusat, Sabtu (7/4/2020) mulai pukul 09.00 – 13.00 WIB .- — Bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jakarta, Pertamina menampilkan tanda terima transaksi, Ini ditujukan untuk konsumen yang membeli kendaraan roda 2 dan 4 dari segala jenis bahan bakar di stasiun servis. Transaksi tanpa uang tunai dengan MyPertamina akan menghasilkan produk yang menarik.

Untuk konsumen yang menginstal aplikasi MyPertamina dan Link Aja, dimungkinkan untuk mendapatkan harga.

Dewi Sri Utami, Manajer Hubungan Komunikasi MOR III dan Departemen CSR, mengatakan bahwa rencana tersebut merupakan upaya Pertamina dan bertujuan untuk mendorong masyarakat agar selalu memperhatikan misi knalpot mobil.

“Proses pembakaran bahan bakar mobil akan menghasilkan banyak senyawa berbahaya, yang akan mempengaruhi kesehatan manusia. Oleh karena itu, melalui uji emisi ini, kami mengundang masyarakat untuk menggunakan bahan bakar sulfur rendah untuk membuat Jakarta lebih murni, seperti” Pertamax dan seri Dex “, kata Dewi, Sabtu (4/7/2020) .- Selain menjaga kualitas udara, uji emisi juga membantu untuk memahami keadaan kendaraan.-Membaca: Mendengar suara Gadu, seorang anak Bangun dari tidur dan mendapati ibunya diperkosa-Yusiono, kepala Pengelolaan Dampak Lingkungan DKI, Biro Lingkungan Hidup Provinsi Jakarta, mengatakan bahwa pihaknya sepenuhnya mendukung kegiatan ini, terutama dampak emisi gas buang mobil terhadap polusi udara Hingga 75%.

“Melalui uji emisi, publik harus tahu bahwa status knalpot kendaraan mereka masih dalam keadaan kritis. “Normal atau dalam kondisi udara berbahaya,” kata Yousion. -Dalam kegiatan uji emisi ini, ada 6 elemen dalam knalpot kendaraan yang diuji, yaitu senyawa HC (hidrokarbon), CO (karbon monoksida), CO2 (karbon dioksida), O2 (oksigen), NO (nitrogen oksida) dan Lambda Senyawa.

“Kerjasama semacam ini harus berkelanjutan, dalam bentuk emisi reguler dari pompa bensin. Oleh karena itu, lebih banyak orang tahu pentingnya melakukan tes emisi,” kata Yousion.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *