Perusahaan milik Lucky Hakim terpaksa tutup, karyawannya dipecat, dan Rs 8 miliar ditipu.

Laporan Reporter Tribunnews.com Bayu Indra Permana-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pasca penipuan senilai Rs 8 miliar pada 2019, perusahaan milik Lucky Hakim terpaksa tutup.

Saya sangat menyayangkan dan mempertimbangkannya. Hingga dia berjuang keras membangun bisnisnya sendiri.

“Saya sangat khawatir dengan penipuan semacam ini. Apa alasannya? Bisnisnya sudah tutup,” kata Lucky Hakim kepada Polda Metro Jaya, Kamis (14/10/2020). Mengingat perusahaannya memiliki 12 karyawan, mereka sekarang harus dipecat-Lucky tahu bahwa dari 12 karyawan tersebut, anggota keluarganya ditopang oleh rumah perusahaannya. Tapi sekarang, perusahaan tersebut telah ditutup karena penipuan senilai Rs 8 miliar.

Baca Juga: Lucky Hakim, Terdakwa Pencemaran Nama Baik, Minta Polisi Berikan Status Hukum

Baca Juga: Dulu Dia Ditipu Rs 8 Miliar, Lucky Hakim Kini Melaporkan Kasus “Dugaan Pencemaran Nama Baik” ke Polisi- “Kami Perusahaan memberikan dukungan kepada banyak orang, sekitar 12 orang, ”kata Lucky Hakim.

“Ya, 12 orang ini tidak memperhatikan 12 orang ini, tapi mereka punya anak dan istri. Di sinilah saya harus tutup,” ujarnya.

Lucky Hakim (Lucky Hakim) mengalami penipuan sebesar 8 miliar rupee pada tahun 2019. Penulis, yang terdiri dari dua orang, telah ditangkap. , Salah satunya sudah dicoba.

Namun, Lucky adalah salah satu pelaku dan melaporkan tuduhan penahanan pencemaran nama baik. — Sehubungan dengan hal tersebut, Lucky juga berencana mengunjungi kantor Kementerian Perdagangan, karena pelaku penipuan menggunakan seragam dan ruangan Kementerian Perdagangan untuk mengelabui korban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *