Polisi menemukan 20 jenis butiran spiritual, Vanessa Angel masih dalam penyelidikan

Reporter Tribunnews.com, Igman Ibrahim melaporkan – Jakarta, TRIBUNNEWS.COM – Petugas humas kepolisian Metro Jaya Yusri Yunus mengatakan bahwa pada hari Senin dan Senin, selama penangkapan Vanessa Angel, polisi berada di daerah Srengseng di barat Jakarta dengan dua lainnya. Individu menyita 20 zat psikotropika. (16/3/2020) Tadi malam.

“Menurut hasil penelitian, 20 elemen dalam obat psikotropika dipelajari lebih lanjut. Diduga obat psikotropika,” kata Yuri (Yusri) kepada Tribunnews, Selasa (17/3/2020).

Yusi menambahkan bahwa ia secara konsisten mematuhi tiga jaminan untuk tes urin.

Menurut Yusri, dia masih menjalani pemeriksaan narkotika di departemen investigasi kriminal Kepolisian Metro Jakarta.

“Semua orang curiga bahwa saya tidak dapat mengkonfirmasi bahwa dia berkata:” Apakah itu negatif atau positif. Apakah itu (bukti, merah) penyakit mental. Kami akan terlebih dahulu menguji di laboratorium. -Selain itu, ia menambahkan bahwa ketiga pelaku masih dalam pengawasan ketat di kota Satlsk Polisi Narkoba Metropolitan Jakarta.

Polisi masih menyelidiki sumber bukti yang diperoleh dari ketiganya. Kami akan Tunggu hasilnya nanti, kita akan mengatakannya lagi, “pungkasnya.

Ditangkap dengan dua orang lainnya Sebelumnya, aktris dan model Vanessa Angel ditangkap pada hari Senin dengan dua orang lain yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Tadi malam, Srengseng, Jakarta Barat (16/03/2020).

“Jadi, tadi malam tiga orang WIB dibawa ke zona aman di Jalan Berlian di Srengseng, Jakarta Barat sekitar pukul 8:30 malam,” kata Yusri kepada Tribunnews.com, Selasa (17/3/2020).

Dua orang dengan Vanessa Angel adalah orang dengan inisial FA (30) dan seorang wanita dengan nama belakang CL (23 tahun). Namun, dia tidak mengkonfirmasi apakah suami Vanessa Angel terlibat.

“” Saya tidak tahu siapa suaminya. Kami masih dalam penyelidikan. “Tiga orang”, katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *