Bahkan tidak merokok, itulah sebabnya Pasha ungu terkejut karena adiknya ditangkap karena mengonsumsi narkoba

Laporan reporter WArtakotalive com Arie Puji Waluyo

TRIBUNNEWS.COM-Musisi Pasha Ungu terkejut mengetahui bahwa saudaranya Helmi Said ditangkap dalam perangkap narkoba oleh Badan Narkotika Nasional (BNNP) provinsi. –Helmi Said ditangkap saat digerebek Biro Narkotika Nasional Sulawesi, Senin (10/5/2020). Seorang pecandu narkoba.

“Kakakku juga tidak merokok,” kata Pasha Angku saat ditemui di kawasan Prapatan Manbang, Jakarta Selatan, Senin malam (12/10/2020). Juga: Kisah Hikmah di Balik Penangkapan Kakaknya Pasha Ungu -Lihat Juga: Pasha Ungu Terjebak Narkoba, Ungkapkan Perasaan Orang Tua Mendengar Kabar- — Pasha Ungu mencontohkan bahwa Helmi telah menjalani hidup sehat dengan berolahraga dengan diligen dan sangat erat hubungannya dengan keluarga sensiriya.

“Bahkan jika saya di Palu, dia adalah orang yang tidak akan pernah berada di sisi saya. Bukan saya yang absen.” Saya telah menyelesaikan belnya, bukan? Dia berkata: “Saudaraku sangat bahagia dan pekerja keras.” – Tapi nasi menjadi bubur. Plt Kepala Walikota Palu (Plt) menerima bahwa saudaranya Helmi Said telah ditangkap oleh Balai Narkotika Sulawesi. Bisnis narkoba.

“Kejadian ini merupakan ujian bagi keluarga. Kami prihatin dan tidak menyangka. Namun kami yakin bahwa Insya Allah masalah ini akan diselesaikan. Tanpa merugikan norma hukum yang ada, Dia menjelaskan.

Pelantun grup Ungu itu meyakini penangkapan Helmi Said memang masuk akal. Keluarganya sendiri, termasuk adik laki-lakinya, merasakan hikmat ini.

Pasha menunjukkan bahwa kebijaksanaan ini memungkinkan keluarganya untuk memegang teguh prinsip bahwa masalah keluarga adalah masalah yang biasa dan harus saling menguatkan.

Baca juga: Setelah 10 tahun mengkonsumsi narkoba, pengacara hukum kini menelpon Tio Pakusadewo dalam proses Hijrah

“Bukan hanya menyalahkan, pergi, apalagi tidak peduli,” tegasnya. -Selain itu, Pasha Ungu menegaskan akan terus mendampingi Helmi Said untuk menjaga semangatnya sepanjang proses hukum.

“Bagaimanapun, Anda harus mendukungnya sehingga saudara perempuan saya dapat menyelesaikan masalah hukumnya dengan baik,” kata Pasha Ngu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *