Peristiwa tragis di Surabaya mengharukan Noela Idol dan melahirkan lagu “The Death of Papua”

Wartawan WARTAKOTALIVE.COM Jakarta ARIE PUJI WALUYO melaporkan-TRIBUNNEWS.COM-Penyanyi Nowela Idol (32 tahun) sudah lama tidak terdengar kabarnya, dan jelas berkomitmen untuk mempromosikan budaya dan keindahan Papua melalui karya seni. Nowela Idol mengaku setelah tidak lagi memiliki rumah rekor industri, hatinya telah membenahi keindahan Papua guna meningkatkan budaya dan fokus.

Sejak 2019, Nowela Idol telah menggubah dua lagu yang menceritakan kisah Papua. Keindahan, kehidupan, bahasa dan aksen Papua masing-masing adalah “Hidup di Papua” dan “Trausah Pikir”.

“Saya baru sadar ketika saya tidak memakai label ini, saya tergerak hatinya. Jadi sekarang saya ingin Nowela Idol pergi ke Warta Kota dan Palmerah di Jakarta Pusat pada Jumat (18/9/2020) Bagian editorial Tribunnews mengatakan selama kunjungan tersebut: “Saya berharap bisa memasukkan budaya Papua ke dalam lagu tersebut. “

Lagu yang membangkitkan keinginan Papua muncul dari pertemuan Nowela dengan produser muda Jerrico. YouTube bergabung dengan Citra Scholastika pada 2019. Saat pertemuan itu, dia bertanya Citra mengaku ingin aktif membuat konten YouTube.

Kemudian, ia bertemu Jerrico yang merupakan pemenang idola Indonesia tahun 2014. Ia memberikan saran untuk merevitalisasi budaya Papua dalam konten YouTube-nya.

“Jadi, dia (Jerrico) memberi saya konsep yang sangat saya sukai. Dia bilang, “Kak, kamu dari Papua. Kenapa tidak promosikan budaya Papua di channel YouTube kamu. Karena cover studionya terlihat biasa saja.” Dari AVI saya, ini ide yang bagus. Saya pikir kenapa saya tidak memikirkannya. Katanya: “Baca Ide Ini.” Bacaan: Novela Idol Menganggur 5 Bulan ke-19 Saat Pandemi Covid, Mengandalkan Tabungan-sesaat setelah berkarir sebagai perusahaan rekaman independen, Lelaki ini melahirkan lagu berjudul “Tatatuh di Papua” di Wamena, Papua pada 19 Desember 1987.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *