Tubuhnya dihina, persis seperti binatang. Daus Mini berbicara dengan pengacara. Apakah dia akan mengambil tindakan hukum?

Reporter Wartakotalive.com Arie Puji Waluyo melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Komedian Daus Mini (33 tahun) sangat marah, dia sangat marah karena terus menerus dianiaya secara fisik oleh pengguna internet.

Daus Mini Dia tidak memungkiri bahwa menghina tubuh karena tidak tinggi bukanlah masalah, tetapi dia mengakui bahwa menghina dapat menyebabkan asimilasi menjadi hewan.

“Kalau soal hinaan atau kebencian itu udah lama ya. Sampai belakangan ini Daus diserap sebagai binatang.” Daus Mini berada di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (29/10/2020). Kata Jalan Kapten Tendean saat ditemui di gedung Trans TV. -Daus mengakui bahwa dia terkejut, apa tujuan orang ini menghinanya akhir-akhir ini.

Baca juga: Kini Rizki DA Mirip Anggota BTS dan Senggol Leslar, Netizen Nyinyir: Daus Mini Kali?

Harap Baca juga: Daus Mini Ungkap Situasi Terkini Ida n Separo Saat Masih Dalam Rawat Intensif – Karena Merasa Tubuhnya Tak Cocok Untuknya.

“Kan Dawes sering berkata bahwa Dawes bukanlah yang diinginkan Dawes. Ini adalah takdir Tuhan,” ujarnya. –Tapi pria bernama lengkap Ahmed Fieldus itu tidak ingin menyalahkan Tuhan.

Hanya saja dia mengatakan bahwa orang yang menghina adalah hewan fisik dan hewan.

“Jika memungkinkan, Dawes juga mengajukan permintaan. Ini hanya takdir. Kita harus menerimanya.” Dawes Mini menunjukkan bahwa ia tidak dihina satu atau dua kali, tetapi sudah lama, yang mengejutkan penulis. Apa motivasi penulis.

“Alasannya hanya lelucon. Giliranku untuk marah. Aneh mendengar suaranya. – Selain itu, Daus Mini menganggap penghinaan sebagai hinaan fisik dan bahkan kurang mengasimilasinya menjadi hewan, yang bukan Lelucon biasa. Tapi ini menjadi konyol. Undang-undang ITE adalah ya. Jadi ya, Anda tidak bisa memberi tahu orang lain. Saya pertama kali berbicara dengan keluarga saya dan tim pengacara. “Apakah Anda ingin dituntut nanti? “Kata Daus Mini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *