Air mata mengalir dari Farhan Petterson

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Kemarin (20 Februari, 2020), peran para seniman Aulia Farhan atau Farhan Petterson yang diperoleh oleh arahan narkoba polisi Metro Jaya positif dalam penggunaan narkoba. –Aulia Farhan ditangkap di lobi sebuah hotel di Jakarta dengan seseorang dengan inisial G. Membawa sebungkus metamfetamin di Jakarta Selatan.

“Lalu pergi ke Biro Narkotika dari Kepolisian Jakarta, FA atau FP menggunakan metamfetamin dan amfetamin positif, G juga positif,” Komisaris Humas Kepolisian Metropolitan Jaya Yusri Yunus (Yusri Yunus) mengatakan pada sebuah pertemuan. . Berita ke Polda Metro Jaya, Jumat (21 Februari 2020).

Menurut pengakuan Oriya, Bintang Sabun Anak Langit telah menggunakan narkoba selama lima hingga enam bulan. Pernyataan awal adalah menggunakan lima hingga enam bulan. “Kata Yusri Yunus .

Polisi juga mengkonfirmasi bahwa mereka akan terus mengeksplorasi masalah ini, termasuk apakah ada artis lain yang terlibat dalam kasus ini. G dan polisi baru saja memperoleh DK asli Yaitu, orang yang memasok metamfetamin ke G.

Pada konferensi pers, Aulia Farhan menundukkan kepalanya.

Baca: Polisi bertujuan untuk konsumsi artis-artis lain yang ditemani oleh Farhan Petterson Drug, siapa? — Membaca: Farhan Petterson diculik di sebuah hotel di daerah Manbang, dan inilah yang terjadi sebelum dia ditangkap – ketika itu selesai dan siap untuk kembali dari kereta bawah tanah ke ruang polisi, Olia Farhan tampaknya telah meneteskan air mata.

Aulia Farhan ditangkap oleh departemen narkoba Subdit 2 dari Kepolisian Metropolitan Jaya pada hari Kamis. (20 Februari 2020), di WIB 02:00

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *