Vanessa Angel, tolong jangan membuat pengecualian: lanjutkan ke persidangan secepatnya

TRIBUNNEWS.COM-Peran artis Vanessa Angel tak membantah tudingan yang dibacakan jaksa dalam sidang perdana kepemilikan narkoba yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Senin (31/8/2020). -Vanessa Angel juga menjelaskan mengapa keberatan tersebut diajukan.

Vanessa berkata: “Karena tidak ada yang bisa diberhentikan, persidangannya cepat.” – Tuduhannya secara formal benar, jadi kami tidak ada pengecualian dan informasinya tidak pasti, “kata pengacara. Law Vanessa, Kemal Maruszama menambahkan .

Oleh karena itu, sidang majelis hakim berikutnya mengatur deposisi saksi dari Menteri Kehakiman .

“Ini kami lakukan sebelum sidang. Kita harus memanfaatkan persidangan. Akademi Hakim mengumumkan: “Kami akan terus menginterogasi para saksi. Sidang akan digelar kembali pada Senin (9 September 2020). — ca ca: Sidang pertama kasus narkoba Vanessa Angel akan menghadirkan Bibi Ardiansyah Menangis Bayi

Baca: Bibi Sedih Ardiansyah Ceritakan Keadaan Vanessa Angel Tiga Hari Jelang Persidangan, Anak Tersakiti

Sebelumnya diberitakan polisi di Stasiun Metro Jakarta Barat pada Senin malam (16/3/2020) malam. Ia memberikan inisial kepada Vanessa Angel, suaminya Bibi Ardiansyah, dan asistennya CL di kediamannya di Jakarta Barat. Xanax mendapat total 20 poin dari Vanessa Angel dan kediaman suaminya.

Setelah mengikuti ujian, polisi akan memanggil Vanessa Anggel dan CL dipulangkan karena tidak bersalah dan dites negatif obat psikotropika dalam urine mereka. Padahal hasil tes urine mengantarkan Bibi Adyanna pulang. Pasti ada obat psikotropika.

Lalu, Vanessa Ann Vanessa Angel dan Bibi kembali ditangkap polisi.Setelah diperiksa pada Rabu (4/8/2020), Vanessa Angel ditetapkan sebagai tersangka sekaligus tersangka. Ada napi kota. – — Dalam hal ini perilaku terdakwa dikendalikan dan dihukum, melanggar Pasal 62 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika, dan terkait dengan ketentuan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 49 Tahun 2018 Perubahan klasifikasi psikotropika terkait lampiran Undang-Undang Psikotropika No. 5 tahun 1997. -Vanessa Angel juga terancam hukuman 5 tahun penjara dan denda hingga 100 juta rupiah .— – (Grid.ID/Corry Wenas Samosir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *