Penulis Malcolm Gladwell menceritakan kisah kreativitas selama pandemi Covid-19

Reporter Tribunnews.com melaporkan bahwa Bayu Indra Permana, Bayu Indra Permana

TRIBUNNEWS.COM-Malcolm Gladwell (penulis lima buku terlaris di The New York Times dan pembawa acara podcast sejarah revisionis) berbicara tentang Covid-19 Potensi dan kreativitas pribadi selama pandemi. — Malcolm Gladwell (Malcolm Gladwell) akan memberikan sambutan di IDEAFEST 2020, menurutnya banyak hal positif yang bisa dilakukan selama pandemi.

Dia sendiri mengakui bahwa dia tidak pernah memiliki lebih banyak waktu luang daripada kebebasan selama pandemi. Hari ini. Rumah ini dapat menonton film, membaca buku dan memulai podcast, memulai surat kabar baru dan memiliki cukup waktu. Saya tidak pernah mengalami enam bulan seperti itu, dan saya telah membaca banyak buku akhir-akhir ini, “kata Malcolm Gladwell dalam wawancara yang nyaris eksklusif. Jumat (13/11/2020). Mendengarkan dongeng bisa melatih anak-anak. Imajinasi dan kreativitas- “Anda pasti punya waktu yang berguna, karena waktu itu akan segera hilang dan kembali normal, mohon pertimbangkan liburan. Dan berikan pikiran Anda kesempatan untuk memiliki kebebasan, sehingga Anda dapat memiliki ide-ide baru dan mulai menulis apa yang dapat Anda ungkapkan. Dia menjelaskan, jangan buang waktu. Malcolm sendiri sangat menyayangkan pandemi Covid-19. Dia sudah tahu apa yang harus dilakukan di Indonesia jika tidak ada pandemi. Dia berkata: “Saya akan ke Indonesia untuk mendapatkan wabah. Saya mulai merindukan apa yang telah saya lewatkan. Ada beberapa hal yang tidak dapat saya lakukan.” Seperti saya. Atau tidak, saya akan beli buku juga, ”jelasnya.

Harap baca juga: Festival kreatif virtual IDEAFEST 2020 resmi “restart”

Tema IDEAFEST 2020 dimulai kembali. Orang-orang diundang untuk berpartisipasi dalam menyelenggarakan hari baru untuk tahun baru-delapan terakhir Bulan sangat berbeda, perusahaan menghadapi ketidakpastian, dan banyak orang merasa tidak nyaman, putus asa, atau memilih untuk menggunakan waktu istirahat tahun ini. Berhenti sejenak untuk merenung dan memeriksa kembali. Dia berkata: “Saya pikir Restar akan memberi saya kesempatan kedua untuk memperbaiki diri.” Guna mengisi adegan pertemuan virtual yang paling dinantikan oleh pengunjung, IDEAFEST mengedepankan beberapa nama besar, termasuk Malcolm Gladwell (The New York Times “Penulis lima buku terlaris dan podcast sejarah revisionis), Dita Karang (anggota Nomor Rahasia Grup K-Pop), Omar Sosa (salah satu pendiri dan direktur kreatif The New York Times) majalah” Aparta “, Deddy Corbuzier, Elora Hardy (pendiri dan direktur kreatif IBUKU), Jonathan Sudharta (CEO Halodoc), Myleeta Aga (Asia Tenggara, direktur konten Netflix), Jovial Da Lopez dan Andovi Da Lopez (SkinnyIndonesian24), Raisa (musisi) , Lesti Kejora (musisi) dan Marissa Anita (aktris dan editor-in-chief) (

GREATTMIND) .

IDEAFEST 2020 juga memiliki sederet peran yang menginspirasi, antara lain; Baim Wong (Baim Wong), Najla Bisyir, Tantri Namirah, Jonathan Sudharta, Lizzie Parra, Jerry Avria Yeri Afriyani, Altty Karwarati, Alanda Kariza, Meiske Taurisia, Edwin, Bahari ( Bahari CK, Arki Prizanada, Lia Sunarjo, Daniel Surya, Salmanila Subakas ( Sarmanira Subakat), Garjita Destutu (Garjita Destutu). Ajeng, David Karto, Kukuh Rizal Arfianto, Mahavira Wisnu, Rowland Asfales, Valencia Nathania, Benson Putra, Sendy Ariani, Dhika Himawan, dll.

Selain kuliah dan konferensi, IDEAFEST 2020 juga menyediakan program musik gratis dengan: Diskoria feat. Afifah Yusuf, Christie (Christie) feat. IMG, BAILA, Goodnight Electric, SIVIA, Sal Priadi, White Shoes & The Couples Company, Sade Susanto, Rayssa Dynta, Danilla dan Pamungkas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *