Jika tidak ada pandemi Covid-19, Setya yang berbulu pasti terbang sendiri

Laporan dari Tribunnews.com, Bayu Indra Permana

Tribunnews.com, Jakarta-Furry Setya, aktor pengemudi taksi motor opera sabun Mas Pur, ingin datang ke rumah ritual di Solo, Jawa Tengah, untuk melihat mayat Didi Kempot terakhir kali.

Namun, keinginan ini tampaknya terbatas karena situasi saat ini di Indonesia telah terkena pandemi virus korona (Covid-19).

“Jika itu normal (tanpa Covid -19), saya akan (solo),” Furry Setya menghubungi tim media pada Selasa (5/5/2020).

Baca: Karakter Didi Kempot di mata Gofar Hilman

“Semoga khusnul khotimah akan mendapat tempat di mata Allah SWT,” sambungnya.

Baca: Ingat Didi Kempot: Ketika bertemu untuk pertama kalinya, Furry Setya terkejut, dan idola itu memanggil namanya — Setya yang berbulu benar-benar mirip Didi Kempot. Ia berharap bisa bertemu dengan legenda musik Indonesia lagi.

“Sejujurnya, saya selalu berharap memiliki kesempatan untuk bertemu lagi,” katanya.

Bahkan Maori berkata, “Dia akan menonton konser Didi Kimport di stadion utama Gillora Bon Cano November mendatang. Di sebuah konser, saya pasti akan mengatakan San Palin, “katanya.

Seorang penyanyi terkenal yang setengah berkembang biak dengan Sally Didi Kimport meninggal pada hari Selasa (5 Mei 2020) di Rumah Sakit Casey Ibrahim Sorrow. Didi Kimport meninggal pada usia 53. Di Ngawi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *