Film yang diproduksi dengan baik diputar pada 19 Maret, dan seorang produser yakin bahwa masalah Covid-19 tidak memengaruhi penonton.

Reporter Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Film “Faithful” diproduksi oleh MVP Pictures pada 19 Maret 2020. Film ini tidak ada hubungannya dengan masalah virus Corona (Covid-19) yang masuk ke Indonesia dan mempengaruhi penonton.

“Saya kira tidak (khawatir). Ya, optimis (penonton film),” kata Amrit saat pemutaran film saat pemutaran film di Jakarta selatan, Jumat (13/3/2020). Bacaan: Bacaan reaksi Ruben Onsu: Kekasih dan penjaga suami Penelope terhadap virus korona, membatalkan bulan madu di Bali

membaca: kunjungan spiritual ke anaknya Rey Utami, Fairuz Rafiq menyentuh prosedur hukum– – Amrit mengatakan bahwa terlepas dari prevalensi coronavirus, penonton Indonesia yang antusias masih menonton film di bioskop.

Hasil pemutaran film Mariposa yang ditayangkan pada hari pertama 12 Maret 2020 kemarin menunjukkan sikap optimis dan menarik 140.000 penonton. – “Kemarin kami adalah hari pertama dari 140.000. Kami melihat Mariposa. Tentu saja, kami masih melihat pendengar yang antusias. Pada saat yang sama, kami harus lebih waspada dan tetap waspada,” kata Amrit.

Film menyanjung yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo mengisahkan sosok Yura Puspita (Clara Bernadeth), dia kehilangan ibunya dan tinggal bersama ibu mertuanya sejak usia dua tahun.

Lalu, ketika ayahnya, Nugie, menjadikan ibu tirinya (Kinaryosi) sebagai kepala keluarga sebagai musisi, pasang surut Yura menjadi semakin dalam dan semakin dalam. Dalam kehidupan keluarga, Yura juga bertemu dua pacar Kristen (Giorgino Abraham) dan Oka (Kevin Ardilova), yang membantunya dan berakhir dengan kisah cinta.

Penembakan di tahun 1990-an juga termasuk Febi Febiola dan Ari Wibowo yang juga bermain di sabun “Tersanjung”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *