Karen Pooroe mengakui untuk tidak membiarkan sang putri mati, dia ingin Arya Satria jujur

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Penyanyi Karen Pooroe meminta suaminya Arya Satria Calproth untuk membuat pernyataan jujur ​​kepada polisi tentang kematian anak tunggal Zefania Carina (6). Suami Andreas Nahot Silitonga mengatakan polisi akan meninjau kliennya, Kamis (13/2/2020).

“Saya juga bertanya kepada Arya dan siapa saja yang hadir pada saat kejadian. Kebenarannya benar dan semua konsekuensinya diterima,” kata Karen di Kantor Polisi Jakarta Selatan.

Menyadari bahwa kematian Zefania dianggap tidak wajar, Karen berharap polisi dapat menjaga keadilan.

“Terus terang, saya tidak bisa menerima kesempatan untuk membuat anak saya dipanggil oleh Tuhan.” Penyanyi ini juga dikenal luas. Sama seperti Karen Idol.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, Zefania meninggal pada Jumat (2/7/2020). Dipercaya bahwa satu-satunya anak perempuan Karen jatuh dari balkon di lantai 6 apartemen Arya Satria Claproth.

Baca: Dengan aktif mengonsumsi obat-obatan, Lucinta Luna dapat memberikan perawatan rehabilitasi setelah hasil tes rambut dirilis

Baca: Untuk mendapatkan keadilan, Karen Pooroe siap jika kuburan sang putri dirobohkan dan tubuh telah meledak?

Dalam beberapa bulan terakhir, Zefania memang telah diurus oleh Arya.

Menurut Karen, Arya mengambil Zefania sehingga dia tidak bisa melihat sang putri. Pasangan itu saat ini menceraikan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Pada saat yang sama, pada Minggu (2/9/2020) jenazah Zefania Carina dimakamkan di Pemakaman Umum Tanah Kusil (TPU) di Jakarta Selatan – ini judul artikel di Kompas.com sebagai “Karen” Pooroe: Tolong Arya Satria Claproth memberikan informasi yang jujur ​​”, penulis: Baharudin Al Farisi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *