Tidak ingin dibebaskan dari penjara seperti Rey Utami dan Pablo, haruskah Galih Ginanjar tidak merindukan Barbie Kumalasari?

Pelaporan reporter Tribunnews.com Apfia Tioconny Billy

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Dua terdakwa dalam kasus ikan asin, suami dan istri Pablo Benua dan Rey Utami, diizinkan untuk dibebaskan dari penjara. — Rey Utami diizinkan keluar dari penjara untuk mengunjungi putranya yang sakit.

Ketika Pablo pergi mengunjungi ibunya yang sakit, ada foto Pablo yang luar biasa, yang sedang makan bersama orang-orang di pusat perbelanjaan besar.

Dan Galih Ginanjar juga didakwa dengan ikan dalam kasus ini mengatakan bahwa Asin mengklaim bahwa dia tidak ingin meminta izin untuk menarik diri dari penjara.

“Tidak, saya tidak ingin mendapat izin,” kata Galih saat rapat di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (19/3/2020). -Galih Ginanjar juga mengatakan bahwa dia belum mempertimbangkan lisensi. Setelah dia dibebaskan dari penjara, dia bertemu istrinya Barbie Kumalasari (Barbie Kumalasari), meskipun rumor bahwa hubungan itu tidak baik.

Baca: Pablo daratan terkena virus korona dan berterima kasih kepada S atas penangguhan uji coba ikan asin

“Oh, tidak, saya (semua boneka Barbie) tidak pernah memikirkannya,” kata Gary . Pada saat yang sama, proses hukum ikan asin saat ini sedang dalam tahap persidangan – sidang akhir kemarin (18/3/2020) agenda adalah untuk mengumumkan isi persidangan, tetapi karena jaksa belum menyiapkan persidangan, persidangan harus ditunda. Ungkapan ikan asin dimulai dengan rekaman video yang dibuat oleh terdakwa.Dalam rekaman video, Galih menyinggung alat kelamin, Fairuz menyebutkan bau ikan asin, dan Fairuz juga melaporkan Galih, Laporan fitnah Rey dan Panlo, yaitu undang-undang RI tentang pencemaran nama baik melalui media elektronik Pasal 27 ayat 1, Pasal 45 ayat 1, dan / atau Pasal 27 ayat 3 tentang ITE Pasal 45, paragraf 1.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *