Pablo Continent berbicara tentang virus Corona dan menyatakan terima kasih atas keterlambatan uji coba ikan asin

Menurut reporter Tribunnews.com Apfia Tioconny Billy

– TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-baca permintaan jaksa (JPU) dan terdakwa Rey Utami (Rey Utami) mengenai rasa ikan asin, Pablo Benua dan Galih Ginanjar tertunda lagi. — Lihat Hutabarat, pengacara Pablo dan Rey mengatakan bahwa pembacaan ditunda sampai Senin depan (23/3/2020) karena jaksa tidak siap untuk mengajukan permintaan. -Reading: Benua Pablo, Rey Utami dan Galih Ginanjar merespons ketika mereka menyerahkan ikan asin selama video- “Inspeksi Petugas tidak siap membaca permintaannya hari ini, jadi permintaan itu ditunda hingga Senin depan, “kata Rihat kepada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (2020/3/18). -Membayar biaya pending tidak penting untuk Pablo atau Rey Utami.

Bahkan, Pablo mengatakan bahwa dalam proses hukum yang menempatkan mereka di penjara, mereka mengurangi paparan yang disebabkan oleh wabah virus korona.

“Ya, tidak ada. Kami tidak terburu-buru karena ini musim Corona, kan?” “Kami berterima kasih,” kata Pablo dengan rompi merah. Pada saat yang sama, Gary Gee Galih Ginanjar mencoba menunggu dengan sabar untuk tuduhan yang tertunda, yang berarti bahwa proses pengadilan diperpanjang. Tidak apa-apa, “kata Gali.

“Trio Ikan Asin” menghadapi hukuman 12 tahun penjara karena melanggar ITE dan fitnah.

Baca: Nikita Mirzani: Wabah virus Corona memang berdampak pada pekerjaan

Tiga terdakwa dituduh melakukan tindakan ilegal, yaitu amandemen UU No. 11 tahun 2006 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Pasal 51 Paragraf 2, Pasal 36 Jo, Pasal 27 Paragraf 1 Jo Pasal 55 Paragraf 1

Selain itu, jaksa juga merupakan dugaan tindakan pertama Menyediakan afiliasi, yaitu UU ITE No. 19 tahun 2016.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *