Dwi Sasono menyadari kecanduan narkoba dan perasaan batinnya, dan ingin sembuh

Menurut laporan oleh reporter Wartakotalive.com, Arie Puji Waluyo, aktor TRIBUNNEWS.COM Jakarta, Dwi Sasono diperlakukan dengan baik oleh polisi ketika ia dilindungi dan diperiksa ketika menyalahgunakan dan memiliki obat-obatan ganja. -Dwi Sasono ditangkap oleh polisi di kediamannya di distrik Pondok Labu di Jakarta selatan pada 26 Mei 2020.

Setelah penyelidikan mendalam, polisi secara aktif mengumumkan penangkapan Dwi Sasono ke Kebayoran Baru di Jakarta Selatan dan Kepolisian Metro di Jakarta Selatan pada Senin (1/6/2020) sampai tersangka ditahan secara resmi.

Bacaan: Widi Mulia tidak tahu penggunaan rahasia marijuana oleh Dwi Sasono selama sebulan

Bacaan: Dwi Sasono menggunakan ganja karena sulit tertidur selama wabah virus korona-Dwi Sasono adalah spesial dalam pernyataan agresif Pengantar. Menurut pengamatan Warta Kota, suami Widi Mulia mengenakan seragam penjara oranye dan mengenakan topeng hitam untuk menutupi kepala dan wajahnya.

Saat diperkenalkan, Dwi terlihat sangat kuat. Ketika ditunjukkan kepada tim media, tubuhnya lurus dan tidak ada air mata menetes dari pipinya. Polisi juga berbicara kepada peserta dalam sitkom “Tetangga Masa Depan”. -Devi Sassono berkata: “Saya ingin berterima kasih kepada teman polisi yang merawat saya di sini.” .

Dwi menekankan bahwa dia bukan penjahat karena dia terlibat dalam kasus narkoba ganja, yang mendorongnya untuk meringkuk di penjara di. , Saya bukan orang jahat, saya bukan pengusaha, saya bukan penipu, saya bukan penjahat, ā€¯katanya. — Baca: Penggunaan marijuana oleh Dwi Sasono dalam sebulan terakhir — Dwi Sasono menunjukkan bahwa ia adalah pengedar narkoba Korban kejahatan telah menjadi musuh negara sejauh ini. Saya seorang korban, saya ingin pulih, saya ingin segera pulang, dan saya menemukannya bersama keluarganya. Dwi Sasono mengatakan: “Lebih baik tidak berhenti, jangan Tunggu sampai ketahuan. Anda sebaiknya mulai hidup sehat. “

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *