Putra Omaswati tampaknya memiliki firasat, mengatakan bahwa tubuh ibunya semakin menipis, dan tampaknya hanya ada tulang yang tersisa.

Dilansir dari Tribunnews.com reporter Bayu Indra Permana-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menyaksikan tubuh Omaswati semakin hari semakin kecil, Dio Ambiah Putra kedua Omas memiliki intuisi yang akan ditinggalkan ibunya. Rasa sakit seperti apa yang diderita ibunya karena membuatnya kurus?

Setiap kali dia melihat tubuh Omaswati, dia merasa sedih.

Bahkan Dio menebak bahwa berat akhir ibunya hanya 25 kg. — “Aku punya firasat, mungkin dalam beberapa hari terakhir aku terbiasa buang air kecil, mengangkat bajuku dan memandangi tubuhnya. Aku sudah sangat kurus, hanya dengan tulang. Ketika kau menimbangnya, hanya 25 kilogram” Dio Ambiah di Katanya dari kediaman Cimanggis di Debord. Jawa Barat, Jumat (17/7/2020) .

“Penyakit seperti apa penyakit ini sampai Anda makan tubuh seperti ini,” lanjutnya.

Ketika Magrib Omas mulai terengah-engah, Dio mulai melepaskan ibunya. Jika Anda harus melakukan ini.

Dio berdoa di Omas sebelum kematiannya, jika dia harus ditinggalkan oleh ibunya selamanya, dia akan siap. -Pembaca: Komedian Omas sudah mati, Mastur dan keponakannya mengungkap sejarah berbagai penyakit. Membaca: 5 fakta tentang kematian Omas, riwayat sakit, takut jarum suntik, dan pikiran untuk tidur. Saya diberitahu-Baca: BREAKS NEWS Market- “Sebelum Maghrib, dia sangat sedih bahwa saya telah berdoa kepadanya dalam hati saya. Ya, misalnya, ibu saya tidak kuat, Dio tulus, dan kemudian dia yang bertanggung jawab, Dio adalah penguasa dan semua orang tulus, “jelasnya.

“” Yah, belum pukul setengah tujuh. Hanya anak-anaknya yang bersamanya. Dia menjelaskan.

Omaswati meninggal karena penyakit pada usia 54. Dia telah sekarat di tubuhnya.

Dalam empat hari sebelum kematiannya, kondisi Omas memburuk dan dia bahkan tidak dapat Ada banyak gerakan.

Beberapa keinginan Omas tidak terpenuhi sebelum kematian, yaitu untuk membangun masjid dan berziarah ke jandanya di dekat rumahnya.

Omas juga merindukan naik haji ke Mekah. .Namun, semua ini tidak dilakukan, Omas sudah mati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *