Pengacara Galih Ginanjar optimis bahwa kliennya tidak akan dihukum

Reporter Tribunnews.com Bayu Indra Permana

JABARTA TRIBUNNEWS.COM- Sugiyarto diadili sebelum kasus ikan asin Galih Ginanjar diadili.sebelum ini, Sugiyarto mengatakan itu karena pengacara Galih mengatakan bahwa dia tidak tertarik pada kliennya. Merasa optimis dan dihukum. Sugiyarto menilai, banyaknya pemberitaan yang disampaikan oleh Fairuz A Rafiq selaku reporter dinilai tidak sejalan dengan fakta. “Kami optimis karena jika melihat BAP dari video yang diberitakan, fakta persidangan, dan keterangan saksi, perkara ini bermula dari hipotesis kemudian sesuai UU Nomor 19 Tahun 2016 (revisi) tentang IT dan / atau KUHP. Pasal 310 No. 311 tahun 2008 No. 11, “oleh Tribunnews. com menjelaskan saat menghubungi Sugiyarto, Senin (13/4/2020).

“Oleh karena itu dasar dari laporan kami terhadap pelapor kemudian dimasukkan dalam catatan pemeriksaan laporan. Pelapor adalah laporan dan catatan pemeriksaan. Karena tidak sesuai dengan fakta hukum, maka cacat hukum. , Semua orang cacat hukum harus bebas secara hukum. Virus Corona sekarang memeriksa konten setiap dua bulan-Sugiyarto mengatakan dalam video 30 menit bahwa Galih Ginanjar tidak pernah menyebut-nyebut organ intim Fairuz – oleh karena itu, menurutnya Berdasarkan pendahuluan, BAP yang diajukan Fairuz tidak sesuai dengan fakta persidangan, apalagi saat membaca video wawancara Rey Utami dan Galih Ginanjar.

“Yang lebih parah, lebih buruk dari video yang dilaporkan wartawan saat interogasi polisi. Informasi, termasuk dalam BAP, terkait dengan apa yang dikatakan Galih Ginanjar. Ternyata saat video dirilis, saat kita nonton bersama tidak ada dan / atau Galih Ginanjar yang membacakan laporan wartawan, “kata Sugiyarto.

Sidang trio Trio Ikan Asin akan dilakukan conference call lagi hari ini. Tidak akan muncul di pengadilan dan akan ditahan untuk diadili oleh Polda Metro Jaya.Setelah minum kopi bersama, wajah cantik itu hancur-vonis yang dibuat oleh panggilan konferensi hari ini, akan mendengar vonis Galih Ginanjar, Pablo Benua dan Rey Utami yang disahkan Panggilan konferensi diadakan lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *