Di bisnis Geprek Bensu, Ruben Onsu mengklaim untung hanya dari seribu perak

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM – Perselisihan komersial tentang memasak ayam Capric yang melibatkan selebriti terkenal Ruben Onsu telah menarik perhatian publik dalam beberapa hari terakhir. Akibatnya, peran Ruben Onsu mulai ramai oleh publik dan bahkan menjadi pencarian populer di Twitter setelah hakim menolak gugatan karena memiliki merek dagang dari bisnis memasaknya “Ayam Geprek Bensu”. Mahkamah Agung.

Ini dijelaskan dalam keputusan untuk mencabut putusan semula pada 20 Mei 2020. Putusan Mahkamah Agung menolak banding Ruben Onsu terhadap putusan Pengadilan Niaga Pusat Jakarta.

Hakim memutuskan untuk menolak gugatan di pengadilan. Sidang dibacakan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 13 Januari 2020.

– Oleh karena itu, merek dagang “Bensu” dinyatakan dimiliki oleh PT Ayam Geprek Benny Sujono, dan mereknya adalah “Saya” Geprek Bensu Sedep “Beneer / Beneerrr”.

Bacaan: Ruben Onsu diduga menggunakan pekerja dapur ini untuk mendapatkan resep ayam Geprek Sujono

Masalah bisnis Geprek Bensu yang serba cepat membuat masyarakat ingin tahu tentang geprek- suami Savinda

— Ruben Onsu berbicara tentang dimulainya bisnis perintis Geprek Bensu di blog Helmy Yahya, seperti dilansir TribunJakarta, Sabtu (13/6/2020) .

Baca: Konflik Geprek Bensu, Beginilah Jordi dan Ruben Onsu bergabung dengan bisnis ini. Nama saya Geprek Bensu

Suami Sarwendah dulu bekerja sebagai pemasok telur di beberapa hotel.

Artikel ini diterbitkan di Tribunjakarta.com dengan judul “Tentang Geprek Bensu Crowding”, Ruben Onsu mengakui bahwa itu cukup untuk menahan 1.000 Rp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *