Sejak lulus dari sekolah menengah, Dwi Sasono terakhir mengakui kepada polisi bahwa kurang dari enam bulan sejak ia kecanduan ganja.

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Dwi Sasono mengakui kepada polisi bahwa ia menggunakan ganja hanya 6 bulan sebelum ia ditangkap.

Tetapi setelah diselidiki lebih lanjut, diketahui bahwa Dwi Sasono menggunakan narkoba setelah lulus SMA.

Dwi menyebutkan ketergantungan Sasono pada barang ilegal sejak dulu.

Komisaris Vivick Tjangkung, kepala departemen anti-narkoba Kepolisian Metro di Jakarta Selatan, mengatakan kepada wartawan, Rabu malam (17/6/2020).

Vivick Tjangkung mengatakan: “Dwi Sasono menggunakan ganja alih-alih satu atau dua tahun, dan setelah lulus dari sekolah menengah, ia sudah memakai ganja. – Ketergantungan Dwi Sasono pada obat-obatan, terutama ganja, telah berlangsung lama.

Baca: Apa kasus narkoba di mana Roy Kiyoshi dan Dwi Sasono dikirim ke RSKO?

Baca: Menunggu file akan ditransfer ke kantor kejaksaan, ini adalah berita terbaru dari RSKO Cibubur Roy Kiyoshi

” Dia (Dwi Sasono) mengakui setengah hidupnya, dan sekarang dia berusia 40 tahun dan dimangsa. “Sebelum polisi, Dwi Sasono mengaku sangat kecanduan penggunaan ganja.

Meskipun kecanduannya pada ganja, Dwi Sasono tidak terlibat dalam distribusi obat-obatan. Jaringan.

“Tidak ada jaringan. Dia (Dwi Sasono) bukan distributor atau produsen, “katanya.

Oleh karena itu, Dwi Sasono diizinkan untuk pulih di Cibubur RSKO di Jakarta timur.

” Menurut UU Narkotika, juga disediakan bahwa jika dia Terbukti menjadi penyalahguna narkoba, dia bisa melakukan rehabilitasi “, kata Vivick Tjangkung.

Artikel ini diterbitkan di Wartakotalive, judulnya baru enam bulan mengaku, Dwi Sasono rupanya telah menggunakan ganja sejak lulus dari sekolah menengah. penulis: Irwan Wahyu Kintoko

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *