17 tahun yang lalu, Inul Youth Hostel bersumpah bahwa Dangdut membawanya ke ketinggian baru, dan sekarang terima kasih Rhoma Irama

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Inul Daratista masih mengingat peristiwa itu sekitar 17 tahun yang lalu, yaitu pada tahun 2003, yang membuatnya bertekad untuk maju.

Ketika dia tidak setuju dengan Rhoma Irama.

Meskipun kesal, Inul Daratista berterima kasih kepada Inul untuk motivasinya menjadi orang seperti sekarang.

Pada saat itu, Inul Daratista, yang dikenal dengan guncangannya, dianggap oleh Rhoma Irama untuk mendorong musik Dangdut ke titik terendah. Ilustrasi, tapi terima kasih juga.

“Ada kebencian, tapi ada terima kasih. Ya, memang begitulah cara saya bertemu Park Haji, tetapi di sisi lain, kadang-kadang saya tidak bisa memaafkan kejadian ini,” Kompas dari Luna Maya .com mengutip perkataan Inul Daratista. Saluran YouTube, Kamis (7 Mei 2020).

Baca: Curhatan Inul Daratista (Curhatan Inul Daratista) menceritakan tentang penderitaan masa kecilnya dan menjual kertas beras

Baca: Dua hari setelah Didy Kimpot, dia Makam itu selalu penuh dengan data peziarah ngi – tetapi Inul Daratista memilih pelajaran dari kejadian ini.

Salah satunya adalah antusiasmenya, yang membuat citra Dangdant lebih elegan.

“Dengan kutukanku, aku berkata, ‘Suatu hari kamu akan melihat seperti apa rupaku. Siapa yang membuatku bertekad untuk menjadi manusia. Dalista seperti sekarang,” kata Inur.

“Salah satu dari mereka ingin membuktikan kepada Pak Haji bahwa apa yang Anda lihat bukanlah apa yang Anda katakan kepada saya. Saya adalah orang yang berbeda,” kata Inur Dalaista dengan antusias.

Baca: Rhoma Irama menyanyikan lagu virus Corona, donasi meningkat 100 juta rupee

Salah satu kesulitan yang Inul buktikan sumpahnya adalah mencoba memperbaiki citra musik Dangdut di Tiongkok .— Sekarang, Dangdang Musik khusus tidak hanya pertunjukan dalam kegiatan pedesaan, tetapi juga lebih mudah diterima dalam kegiatan skala besar.

“Gambar Dang Dangte sekarang luar biasa, megah dan mahal.” Inul Daratista berkata: “Ini benar-benar berbeda dari apa yang saya ketahui di masa lalu, dan saya bangga berada di posisi ini hari ini.” Buku itu ada di Kompas.com Itu diterbitkan di bawah judul “Jangan pernah melawan Rhoma Irama, Inul Daratista, hanya terima kasih”. : Rintan Puspita Sari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *