Quick test tidak valid, Via Vallen menduga lebih banyak orang di data yang terjangkit virus Corona

TRIBUNNEWS.COM-Pedangdut Via Vallen diduga lebih banyak orang yang terjangkit virus corona dibanding yang diberitakan pihak terkait. –Dia menduga hal itu karena pengalaman kakaknya belakangan dinyatakan positif virus corona. Bayangkan, meski hasil quick test dinyatakan tidak sah, pemain yang melewati Vallen (Vall Vallen) harus memaksa sang kakak untuk melakukan tes usap korona.

Dikutip Kompas.com, Senin (25/5/2020) Dalam akun Instagramnya, Via Vallen menyatakan bahwa hal tersebut dilakukannya untuk menjaga kesehatan orang tuanya.

Baca: Sejarah Seorang saudari Via Vallen terinfeksi Covid-19 dan awalnya didiagnosis pneumonia

“Kesimpulannya sekarang adalah saudara laki-laki saya jelas tidak menganjurkan menggosok karena hasil tes yang cepat tidak benar , Tapi karena saya punya kewajiban menggosok demi keselamatan orang tua, dan hasilnya positif, ‚ÄĚtulis Vallen. Memang rapid test dinyatakan tidak sah

– baca: data terbaru Corona c. 25 Mei 2020, Asses Worldwide: 365.213 orang di Brazil, 31 di Indonesia

“Kalo C Saat saya bersama petugas rumah sakit, tolong jangan menarik undian? “Tulis ke Via Vallen.

Pelantun “menjangkau bintang-bintang” tidak dapat membayangkan bahwa saudaranya gagal dalam tes usap korona dan positif. Saudara-saudara bisa saja menyebarkan virus korona ke orang lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *