Seprai dan kasur bekas yang diinsulasi sendiri, Detri Warmanto

Reporter Tribunnews.com Bayu Indra Permana-Tribunnews.com-JABARTA – setelah melewati serangkaian tes, Covid-19 dinyatakan negatif untuk Covid-19. Dokter juga mengizinkannya pulang untuk menemui keluarganya.

Sejak kemarin, anak dan istrinya telah menunggu Detri Warmanto untuk bertemu mereka di rumah. “Ketika mereka bangun di pagi hari, wanita itu sudah berkata,” Kapan mereka akan kembali untuk menemukan anak itu? “Jadi, memang, mereka menunggu,” Tim media menghubungi Detri Warmanto, Senin (6/4/2020). – –Baca: Menpan RB meminta staf ASN untuk mengenakan topeng dalam kegiatan di luar ruangan

Baca: 228 ABK kapal pesiar Indonesia MSC Fantasia kembali

“Pesan saya dinyatakan negatif kemarin, keluarga saya, saya Istri dan anak saya berharap untuk kembali ke rumah kemarin, “katanya. Dia selalu bersiap untuk mencuci pakaian selama karantina.

” Tapi saya berkata, saya ingin mengepak barang-barang, dan saya harus mengepak barang-barang yang saya belum pernah gunakan selama berminggu-minggu, “dia Katakanlah

“Pertama-tama, saya memilah kasur, seprai, bantal, bantal, semua hal yang saya tarik, dan kemudian mencucinya dengan mesin cuci. Detri berkata.

Detri Warmanto tahu bahwa dia telah dikarantina di rumah pada awal Maret tahun lalu. Dia adalah seorang aktivis di Covid-19

Pe terisolasi, putra dan istrinya sementara tinggal di kediaman resmi orang tuanya Untuk menghindari Covid-19.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *