Kisah pesawat terakhir Melanie Subono di depan kunci Spanyol

TRIBUNNEWS.COM-Penyanyi Melanie Subono berhasil meninggalkan Spanyol, dan kemudian negara tersebut mengambil langkah-langkah blokade untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

Dia merasa sangat beruntung dapat mengadopsi kebijakan nasional pada penerbangan terakhir ke Jakarta.

Mengandalkan akun Instagram-nya, Melanie menceritakan peristiwa-peristiwa menegangkan yang dialaminya.

Melanie awalnya khawatir karena Spanyol mengumumkan akan mengunci atau mengkarantina area yang akan dimonitor sebagai situs penyebaran virus corona. -Baca: BMKG: Peringatan besok dan besok, 17 Maret 2020, peringatan cuaca ekstrem di daerah-daerah tertentu – karena itu, Melanie segera pergi ke bandara untuk dapat kembali ke Jakarta sebelum Spanyol menerapkan kunci.

“Anda harus meninggalkan Spanyol tiba-tiba, negara ditutup, dan pemeriksaan fisik dapat mencoba. Melanie menulis di akun @melaniesubno yang dikutip oleh Kompas.com pada Senin (16/3/2020):” Menemukan jalan keluar karena semuanya Spanyol semua ditutup semalam. “Sejak mengunduh, Melanie juga mengatakan kepada saya bahwa beberapa maskapai penerbangan bahkan belum beroperasi – tidak hanya itu, beberapa negara transit juga telah ditutup. Bagi Melanie, untungnya, ia berhasil naik ke Spanyol di Jakarta Pesawat terakhir.

“Begitu pintu dibuka, dia menerima pesan kunci Spanyol, jadi ini adalah pesawat terakhir yang berhasil meninggalkan Spanyol,” tulis Melanie. Melanie dari Spanyol sangat jelas, Anda harus mengisolasi diri ketika Anda tiba di Jakarta.

Seperti dilaporkan sebelumnya, Pedro Sanchez, suami dari Perdana Menteri Spanyol Begona Gomez, diumumkan pada Sabtu (14/3/2020) Beberapa jam setelah penguncian Spanyol, hasil tes menunjukkan bahwa infeksi coronavirus negara itu positif. Pada tribun-bali.com, judulnya adalah “The Last Aircraft”, yang merupakan kisah Melanie Subono di luar Spanyol sebelum penguncian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *