Mengungkap kebenaran tentang pemakaman, Hotman Paris meminta pemerintah untuk tegas pada Covid-19: selamatkan negara

TRIBUNNEWS.COM-Pengacara kondang Hotman Paris mengungkap fakta mengejutkan yang didapatnya dari Pondok Kelapa, petugas di Pemakaman TPU di Jakarta.

Dia mengatakan, kuburan khusus korban Covid-19 di Makam Pondok Rangon akan habis dalam 2 bulan ke depan.

Karena itu, Hotman Paris mengimbau masyarakat merumuskan tata cara sanitasi.

– Ngomong-ngomong, Hotman Paris meminta pemerintah menaikkan sanksi bagi yang melanggar aturan tersebut. Kebangkrutan, Hotman Paris (Hotman Paris Umbar) hartanya: mungkin di semua tempat pencucian uang —— • membawa sederet kasus hukum, Hotman Paris terbukti kaya selama pandemi: tidak bangkrut – lewat rekeningnya Instagram, @hotmanparisofficial, pada Sabtu (12/9/2020) disebutnya baru saja menghadiri pemakaman kakaknya. -Houtman Paris kemudian menyebutkan bahwa dia telah menerima berita pemakaman.

Seorang pengacara yang terkenal dengan kekayaannya memberi tahu saya jumlah korban yang meninggal akibat virus corona setiap hari.

“Houtman Paris ada di Pondok Kelapa, membunuh orang yang kamu cintai bukan karena korona. Dia bilang:” kata Houtman Paris. “Namun informasi yang saya dapat dari upacara pemakaman dia mengatakan bahwa akibat korona, hampir 40 makam setiap hari di Rondo, dengan hampir 40 orang setiap hari.” Karena jumlah yang meninggal banyak, TPU Pondok Rangon tidak akan ada lagi. Bisa menampung mayat.

Lir di halaman berikutnya >>>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *