Antara Pak Jakob , Pak Malik 和 Muhammadiyah

Penulis: Anwar Hudijono *

Jacob E Tama (Jakob Oetama) Pak bilang :. “Saya dulu kuliah Lang Mohammadi Amalek, dan saya betah di UMM)

– bikin dia UMM Satu hal yang membuat saya kaget bukan hanya kampusnya yang indah dan eksotik, tetapi juga tata nilai kehidupan di UMM.

Termasuk perjuangan, kerja keras, dan nilai-nilai yang tulus, pendiri tidak memperlakukan kampus sebagai individu untuk generasi penerus. Harta dan Warisan.

Ekspresinya yang tulus menjadi titik pusat hubungan batin yang kuat dan dalam antara Buck Jacob dan Muhammadiya. Ia menulis artikel berjudul “Malik Fajar (Malik Fajar) Fadjar) Artikelnya Tidak Ada Taman Laut Tanpa Batas yang tertata rapi “. Artikel tersebut telah dimuat di banyak media online. Di media PWMU.co, judulnya sudah diganti. Malik Fadjar, politikus tanpa parpol: The Politics of China “.

Artikel ini saya persembahkan untuk mantan Menteri Pendidikan Nasional dan Menteri Abdul Malik Fadjar. 9/09) .

Dalam buku saya, saya menulis tentang hubungan baik antara Malik Putih dan Yakub Putih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *