Gajah dengan tutup tak terlihat

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Aktivis media sosial Rudi S Kamri berkesempatan makan siang bersama seseorang yang baru saja ia temui dan berbincang tentang banyak hal. Potret sahabatnya Kezia Kharisma. — “Pembicaraan panjang dengannya tentang sepak bola dan masalah kebangsaan membuat saya terpana. Di Indonesia, kenapa ada peran seperti itu, ya?” Rudi S Kamri (Rudi S Kamri) dalam Zhou Lima (2020/7/07) berkata di Jakarta.

Kesan Rudy terhadap Suhendra adalah orang yang langka, dia akan mengerjakan sendiri pekerjaannya. “Untuk negerinya tercinta, Suhendra saat ini sudah swasembada materi. Ia hanya ingin menghabiskan sisa hidupnya di negeri dan negaranya.” – Baca: Jokowi Harus Terus Hadapi Ancaman Reorganisasi Kementerian-Siapakah Suhendra? Menurut Rudy, lulusan National University of Malaysia, Rudy memiliki beberapa perusahaan multinasional di bawah naungan Sarana Prima Group multinasional India yang bergerak di bidang keamanan, parkir, fumigasi, penanaman, furnitur dan “Indian unicorn”. Salah satunya PT Indo Seta Prima. Perusahaan Indonesia Indonesia, pria santun kelahiran Medan, Sumatera Utara 50 tahun lalu, Rudy yakin sengaja menghindari perhatian media massa dalam semua aktivitasnya.

“Dia telah bekerja diam-diam, tetapi dia bekerja di negara ini. Tapi apa yang telah saya lakukan untuk negara ini membuat saya menggelengkan kepala. Mari kita lihat beberapa cerita ini,” jelas Rudi.

Mencegah pemerintah Indonesia diadili.Menurut Mahkamah Internasional, menurut Rudy, kisah keterlibatan Suhendra dalam kasus tersebut bermula ketika temannya, Duta Besar Vietnam, meminta bantuan dari Indonesia pada akhir 2013 lalu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *