Carilah solusi yang adil dan bermartabat untuk masalah Papua

Oleh: Jimmy Demianus Ijie (Jimmy Demianus Ijie), SH anggota DPR RI dari kubu PDI-P di daerah pemilihan Papua Barat-TRIBUNNEWS.COM-Terkait revisi Undang-Undang Otonomi Khusus (Otsus) Papua, dia Saat ini ada pro dan kontra di kalangan orang Papua. Apakah Otsus melanjutkan.

Banyak orang menyatakan suara mereka bahwa Otsus tidak akan dilanjutkan, dan referendum akan segera diadakan.

Nah, inilah yang dianggap arus utama opini publik Papua. Otsu atau referendum seperti ini.

Mengingat kesadaran akan hak menentukan nasib sendiri oleh rakyat Papua, orang mengira itu milik Negara Tauhid Republik Indonesia (NKRI). Kerangka NKRI.

Baca: Landasan filosofis Otsus Papua adalah baik, dan pelaksanaannya perlu ditingkatkan

Oleh karena itu, Otsus harus dipandang sebagai bagian dari hak menentukan nasib sendiri (self-preservation) rakyat yang mandiri. Masalahnya, sejak Otsus diberikan pada 2001, masyarakat Papua dan pemerintah tidak menganggap Otsus sebagai kewenangan mengurus diri sendiri, artinya kewenangan apapun adalah urusan desentralisasi dan berada di tangan Pemerintah dan rakyat Papua.

Dalam lingkup kekuasaan di luar pertahanan dan keamanan, diplomasi, mata uang, agama, dan urusan peradilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *