Profesor Teuku Jacob dan asal mula Homo erectus

Penulis: Guru Besar Paleoantropologi FKKMK UGM Laboratorium Biologi RUSYAD ADI SURIYANTO

Teuku Yakub pernah mengatakan, paleoantropologi adalah ilmu pengetahuan manusia purba. Secara garis besar ilmu tidak hanya mencakup manusia, tetapi juga pekerjaan dan lingkungannya.

Dalam arti sempit, penelitian ilmiah tentang evolusi dan variasi biologis manusia purba (manusia purba), dan sains biasanya dapat juga mencakup studi tentang manusia purba (manusia purba) dari akhir Pleistosen hingga ratusan tahun yang lalu.

Singkatnya, fokus penelitian paleoantropologi meliputi bab terakhir penelitian biologi paleoprimitif hingga penelitian antropologi sejarah awal. -Lihat juga: Homo erectus di Jawa memiliki rentang hidup terpanjang, hingga 100.000 tahun.

Lihat juga: Apakah orang Jawa kuno-bisakah dia berbicara? -Relik yang ditemukan haruslah sampel yang tidak disengaja, yang kemudian direkonstruksi untuk menentukan biologinya dan, jika mungkin, aspek budaya dan ekologi biologisnya.

Umumnya, semakin tua Anda menemukan, semakin sedikit yang Anda temukan. Oleh karena itu, tujuan paleoantropologi adalah memahami kehidupan biologis dan budaya manusia, karena ia muncul di bumi, dan perkembangan cakupannya dari waktu ke waktu seluas dan seluas mungkin.

Sekitar 1,9 juta tahun yang lalu, Indonesia merupakan tempat tinggal manusia purba, sehingga Indonesia dapat menjadi mikrokosmos kajian evolusi manusia dan evolusi ekosistem manusia.

Indonesia adalah salah satu dari sedikit negara yang sangat beruntung, dengan lingkungan alam yang unik dan sejumlah situs penting manusia purba. Manusia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *