Pelayanan yang terjangkau dan pelayanan yang nyaman menjadi solusi untuk menjadikan masyarakat Indonesia legal

Perkembangan teknologi memegang peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia, terutama dalam perkembangan usaha atau usaha yang sudah ada, bahkan dalam pandemi. Seperti yang terlihat dari laporan “Berita Nasional”, pada awal tahun 2020, hampir 30.000 badan usaha baru telah mendaftar.

Oleh karena itu, penyedia layanan hukum digital juga harus mampu memberikan layanan yang andal, sederhana, dan lebih banyak lagi. Memberikan layanan yang terjangkau kepada publik. . Perusahaan yang ahli di bidang hukum dapat memberikan dampak positif bagi berbagai industri, termasuk industri.

Rieke Caroline, CEO contracthukum.com, mengatakan pemerintah telah menerapkan metode pendaftaran di portal perizinan komersial melalui one stop online submission (OSS) OSS Institute.

Namun, karena distribusi informasi dan edukasi yang tidak merata, antrian pendaftaran software gratis menumpuk di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Memang dengan sistem online ini pendaftaran izin usaha harus lebih cepat dan efisien, artinya antusiasme ini masih menghadapi berbagai kendala, seperti lamanya waktu untuk mendapatkan izin usaha.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Bank Dunia pada tahun 2018 menunjukkan bahwa rata-rata waktu pengajuan izin usaha di Indonesia adalah 20 hari, sedangkan di negara lain hanya 9 hari seperti China, 13 hari di Malaysia dan 30 hari di Thailand. Hanya butuh 5 hari, sedangkan Singapura hanya 1,5 hari.

Idealnya, Rieke Caroline menambahkan bahwa layanan hukum harus menyediakan layanan yang nyaman dan terjangkau bagi setiap orang. Di sinilah seharusnya penyedia jasa hukum berperan dalam mencapai tujuan tersebut. Secara khusus, layanan hukum digital perlu diprioritaskan dan ditingkatkan, karena masalah hukum dapat diselesaikan dengan lebih efektif.

Sejak Indonesia memasuki era digital, semakin mudah untuk mengakses berbagai informasi, sehingga situasi ini dapat segera muncul. Masyarakat juga semakin mudah melakukan bisnis melalui e-commerce.

Perlu diketahui bahwa selama periode pandemi dari Januari 2020 hingga Juli 2020, jumlah pelanggan e-commerce meningkat sebesar 38,3%. Grafik ini menunjukkan antusiasme masyarakat untuk berbisnis di Indonesia.

Rieke mengakui bahwa setiap orang dapat dengan mudah memperoleh informasi dan pendidikan hukum sebagai syarat memulai usaha, dan dapat menyelesaikan permasalahan yang ada saat ini, dan penetapan legalitas merupakan hal dasar yang harus dihormati dalam memulai usaha aspek. bisnis baru.

Selain itu, penyedia jasa hukum hendaknya tidak hanya “menyediakan” melalui berbagai kegiatan, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang jasa hukum yang sesuai dan tepat melalui kegiatan yang tepat, seperti informasi produk sederhana untuk memahami bagaimana menata jaringan informasi hukum yang relevan Seminar untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang masalah hukum.

Oleh karena itu, Rieke Caroline diakui tidak lagi memiliki pelaku usaha yang hanya memiliki sedikit akses terhadap informasi hukum, mengabaikan pajak, tidak memiliki izin komersial, dan tidak memiliki hak merek, sehingga “mereka dapat memberikannya Bisnis menyebabkan kerugian besar. ” Harga jasa hukum yang ditetapkan oleh firma hukum tradisional hilang selamanya, sehingga pelaku usaha dan masyarakat menjadi skeptis dan tidak mau menghadapi hukum.

Kontrakhukum.com adalah platform hukum online pintar pertama di Indonesia, menyediakan layanan hukum yang andal, terjangkau, dan cepat bagi UMKM dan perusahaan dalam negeri melalui teknologi digital.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *