Bulu tangkis Indonesia: peran klub dan kebangkitan Agung Firman Sampurna

OLEH: Tubagus Adhi

Saya tidak tahu Agung Firman Sampurna. Yang saya tahu, dia orang pertama di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang berperan dalam menilai pengelolaan keuangan negara.

Tepatnya, pada 6 November, ia diangkat menjadi kursi “PBSI I” secara aklamasi menggantikan Wiranto. Pemain yang mengatur tim nasional.

Jalum akan cenderung mendukung kandidat lain. — Mungkinkah Djarum memboikot perekrutan pemain di Komite Nasional?

Kalau Pak Try Sutrisno mendengarnya pasti akan marah. Dia juga akan menunjukkan “tidak mungkin”.

Dari sekian banyak nama yang sudah terdaftar sebagai “petinggi” di pimpinan Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), saya pasti tahu Pak Try Sutrisno memang yang paling berkesan. Dia harus ditempatkan di atas. Aburizal Bakrie. Selanjutnya Ir Justian Suhandinata.

Jika kita berbicara tentang perkembangan bulu tangkis di Tiongkok, ketiganya patut dikenang selamanya. Orang mendapat kesan bahwa ini juga terkait dengan prestasi di pentas dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *