Pahlawan Citarum sudah meninggal, selamat tinggal kepada Kolonel Ckm Dr Is Priyadi

Pada hari Kamis, 3 Desember 2020, ketika Doni Monardo menerima pesan penting di ponselnya, azan baru saja berakhir.

Saat itu, usai melakukan rangkaian kegiatan, banyaknya kunjungan ke NTT dan Lumajang di Jawa Timur di Pangkalan TNI AU Abdullahman Saleh di Malang.

Diduga, kali ini Doni sudah terbang di udara, terbang dari Malang menuju Yogyakarta, hanya terhubung dengan jalan darat menuju Cilacap. Kebiasaan -Doni Monardo mengejutkannya, matanya tiba-tiba menjadi gelap. Ada kesedihan mendalam di balik wajah bertopeng itu. Dosa-dosanya dan kuburnya dibersihkan. Semoga anda memiliki sisi yang mulia dimata Allah SWT. “Bagi Duny, ini bukan kabar kematian biasa. Priadi telat, dan baginya, dia salah satu“ pahlawan ”proyek Citarum Harum.

“ Saya sangat sedih, sedih, Khawatir, kecewa, semua perasaan ini bercampur. Ketika saya menjadi Panglima Militer Siliwangi, almarhum adalah pimpinan Siliwangi Kesdam. Saat saya luncurkan proyek Citarum Harum, saya mendapatkan sampel air dan data dari berbagai sumber. ”Doni Monardo mengungkapkan kesedihan yang mendalam. Saya juga membaca: Doni Monardo dan Pang Dan Brawijaya (Pangdam V Brawijaya) berencana meninjau lokasi pengungsian para korban wabah Semeru-Duny dengan gamblang mengingat dirinya dilantik menjadi Pangdam Siliwangi pada 14 November 2017. ) Tak lama kemudian, ia langsung memerintahkan Doctor Is Doctor untuk mengambil sampel air Sitarum — pesanan Doni, segera mengecek ulang kandungan airnya, dan mencari laboratorium independen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *