Bekerja di akhir pandemi

Pai kekebalan. Jelas tidak ada yang berhasil. Untuk membuktikannya, melalui kerja keras dan lobi yang terus menerus dari pemerintah, ternyata Indonesia hanya bisa memperoleh 270 juta dosis vaksin dari banyak produsen di beberapa negara. Artinya selama ini, karena vaksin sebenarnya merupakan komoditas langka yang dibutuhkan oleh milyaran orang, kebutuhan minimum tersebut belum terpenuhi. Kasus yang paling banyak tercatat. Menurut data Badan Pengawasan Dunia, hingga Senin (7/12), jumlah kasus Covid-19 di seluruh dunia mencapai 67,3 juta. Amerika Serikat tetap menjadi negara dengan jumlah terbesar, mencapai 14,8 juta kasus. Oleh karena itu, otoritas kesehatan AS harus meningkatkan produksi vaksin dari Pfizer dan Moderna. India mencatat 9,68 juta kasus, Brasil 6,6 juta kasus, Rusia 2,49 juta kasus, dan Prancis 2,29 juta kasus. Diyakini juga bahwa Rusia juga akan memprioritaskan penggunaan vaksin internal vaksin Sputnik V untuk keperluan domestik.

Indonesia, Senin (7/12), tercatat 5.754 kasus baru. Alhasil, total penderita Covid-19 di Tanah Air kini mencapai 581.550 orang. Dengan lonjakan jumlah kasus Covid-19 baru-baru ini di seluruh negeri, banyak orang yang marah dan kecewa dan harus terus melakukan upaya dan upaya untuk menghentikan pandemi ini. Oleh karena itu, seluruh lapisan masyarakat tentunya berharap upaya dan upaya pemerintah untuk mendapatkan dosis minimal yang dibutuhkan untuk vaksin korona (yaitu 350 juta dosis vaksin) dapat terwujud.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *