Tiga puluh tahun yang lalu, sebagian besar keluhan disebabkan oleh penyakit menular atau penyakit menular

Tatang Widjaja, CEO dan Managing Director TRIBUNNEWS.COM-Sequis Life di Jakarta, mengatakan bahwa sekitar 30 tahun yang lalu, sebagian besar klaim disebabkan oleh penyakit menular atau infeksi, tetapi hari ini, sebagian besar klaim disebabkan oleh penyakit tidak menular. (Penyakit tidak menular). Penyakit) atau biasa disebut penyakit parah.

Karena tingginya jumlah kematian yang disebabkan oleh penyakit utama atau penyakit tidak menular (NCD), kesadaran masyarakat akan pentingnya asuransi kesehatan masih sangat rendah, sehingga pada penyakit parah, tidak ada kemampuan finansial untuk merumuskan prosedur medis terbaik .

Karena itu, X Booster ada untuk memenuhi kebutuhan masyarakat untuk melindungi terhadap penyakit serius.

“Sequis Q Infinite MedCare Rider dengan X Booster ada untuk melindungi kesehatan masyarakat umum. Kami berharap bahwa SQIMC dan X Booster dapat memberikan solusi untuk masalah kesehatan di Indonesia karena manfaat dan pilihan perlindungan produk yang komprehensif. Untuk membantu orang memprediksi beban ekonomi yang mungkin disebabkan oleh penyakit serius dan perawatannya. Diharapkan bahwa SQIMC dengan X Booster dapat membantu memperpanjang harapan hidup pasien yang sakit kritis karena mereka akan dapat memperoleh manfaat dari perawatan berkualitas yang didukung oleh Sequis, “kata Tatang Widjaja.

Manfaat yang diberikan oleh X Booster, seperti biaya pengobatan alternatif (hingga 90 miliar rupiah per tahun) berdasarkan kanker rawat jalan dan tagihan dialisis (dengan tagihan), biaya tambahan untuk memantau 10 penyakit serius, dan pengobatan kanker eksperimental Manfaat, penggantian biaya medis untuk donor pihak ketiga dan manfaat X-Back khusus, dapat mengembalikan 10% dari jumlah klaim yang dibayarkan oleh perusahaan asuransi lain atau produk selain dari pengendara Sequis Q Infinite MedCare. Atau penyakit tidak menular (NDC) – total kompensasi untuk penyakit utama di Sequies Registry pada tahun 2018 mencapai Rp 281 miliar. Dalam angka ini, lebih dari 188 miliar rupiah (66%) dari kompensasi telah dibayarkan untuk penyakit tidak menular yang serius (NCD), yang merupakan penyakit tidak menular tetapi persisten.

Pada tahun 2019 (terdaftar pada kuartal ketiga tahun 2019), Sequis membayar total 216,1 miliar rupee dalam klaim kesehatan. Dari angka ini, klaim kesehatan dibayar untuk penyakit serius yang berhubungan dengan penyakit tidak menular melebihi IDR 161 miliar. Dibandingkan dengan kuartal yang sama tahun 2018, pembayaran klaim kesehatan pada tahun 2019 meningkat lebih dari 14%, terutama klaim kesehatan karena penyakit tidak menular, yang meningkat sebesar 15%.

Dilaporkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia pada tahun 2018 Data kesehatan menunjukkan bahwa hampir 80% kematian di negara berkembang termasuk Indonesia disebabkan oleh penyakit tidak menular. Kementerian Kesehatan juga mengklaim dalam “Laporan Riset Kesehatan Dasar 2018” bahwa prevalensi kanker, stroke, ginjal, diabetes, dan hipertensi telah meningkat. Ini berarti bahwa orang Indonesia memiliki risiko yang lebih tinggi untuk diserang oleh penyakit tidak menular yang serius.

Fakta-fakta WHO dan Kementerian Kesehatan dan meningkatnya persentase klaim yang dibayarkan oleh Seques harus memberi tahu kami bahwa penyakit serius cenderung meningkat dan bahwa perawatan penyakit serius memerlukan biaya medis. Tahun ini dan beberapa tahun ke depan akan meningkat. Oleh karena itu, masyarakat harus memiliki asuransi kesehatan dan asuransi penyakit kritis, terutama bagi mereka yang rentan terhadap penyakit serius atau genetika.Ini juga berguna untuk memprediksi kerugian ekonomi atau kehilangan pendapatan. Mereka harus mendapatkan perawatan medis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *