Cara cerdas untuk mengelola keuangan keluarga selama pandemi virus korona

Penulis: Salah satu efek Ida Phillips Rini pita (Ida Puspitarini) Washington, Seychelles (MSi Ak CA), juru bicara FE dan perusahaan Islam IAIN Purwokerto

Covid-19 adalah keluarga pandemi ekonomis. Beberapa keluarga mengeluh bahwa manajemen keuangan keluarga mereka menjadi ambigu karena penurunan tajam dalam pendapatan bisnis mereka.

Terutama untuk beberapa kegiatan yang perlu dilakukan di rumah, seperti homeschooling untuk anak-anak, mungkin memerlukan biaya tambahan.

Jelas, kuota internet dan tagihan utilitas tidak bisa dihindari. Belum lagi pengeluaran terkait kesehatan, seperti membeli suplemen kesehatan, masker dan pembersih tangan. Untuk meminimalkan dampak finansial ini, Anda dapat mengambil tips berikut:

1. Jangan panik

tetap tenang tentang situasi ini sehingga kita masih bisa berpikir jernih. Kondisi panik akan mencegah kita menemukan jalan keluar, dan bahkan membuat kita panik berbelanja, yang akan meningkatkan pengeluaran rumah tangga.

Memiliki pikiran yang jernih dapat membuat kita lebih kreatif dalam inovasi, untuk mencoba bisnis baru, dan dengan demikian memiliki potensi untuk memberikan harapan bagi sumber pendapatan baru.

2. Menilai sumber pendapatan – Sejauh ini, jumlah kasus koinfeksi Co-19 di Indonesia masih relatif tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *