Kini saatnya bersatu dan sukses menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20

OLEH: Tuan Nigara

Shin Tae-yong (STY), pelatih Timnas Indonesia di Piala Dunia U20 mulai 20 Mei 2021, akan kembali ke Indonesia.

Mantan pelatih Timnas Korsel itu akan tiba di gelaran Piala Dunia Senior Rusia 2018 dari Seoul, Korea Selatan pada Rabu (2020/7/22) bersama seluruh asistennya.

Kedatangan STY di Jakarta untuk sementara akan mengurangi masalah lalu lintas. Sebagai pengingat, STY dibatalkan beberapa kali saat diprogram sebelumnya. Selain itu, pernyataan mantan pelatih bahwa mantan pelatih telah mempermalukan Jerman di media Korea telah menimbulkan kontroversi.

Kehadiran STY di sini seharusnya menjadi momen untuk menyatukan kita. Ada perbedaan, dan perbedaan pendapat sangat umum.

Tapi untuk menghadapi Piala Dunia U-20 tahun depan, kita perlu bersatu. Kami membutuhkan suasana yang tepat. -Pada tanggal 10 November 1945, Bung Tomo mengajarkan nasionalisme, persatuan, keberanian dan iman. -Dengan teriakan Allahu Akbar, Bontomo menimbulkan perlawanan, dan akhirnya ia tidak dapat menikmatinya hingga saat ini. , Ras, keturunan, semuanya berjalan seiring. Melihat tekad dan ketulusan ini, Tuhan akan membantu. Allah membuat yang tidak mungkin menjadi mungkin.

Juga, saya ingin mengundang kita semua kembali ke pertengahan 1980-an. Reporter sepak bola kontemporer saya, dia memanggilnya: Yesayas Oktovianus (Kompas), Eddy Lahengko (Suara Kebangkitan), Bambang Seokendro (Buana News), Salamun Nurdin (Pelita), Mardi (Merdeka), Saksi Alfon Suhadi (Suara Karya) sejarah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *