Akankah PDIP meninggalkan Jokowi di tengah panggung?

Dibuat oleh: Sumaryoto Padmodiningrat

TRIBUNNERS-Tidak ada teman atau musuh yang abadi. Keabadian itu penting. Ini politik.

Lantas, apakah PDI-P memang menginginkan Presiden Joko Widodo (Joko Widodo) berada di tengah panggung, yakni “bermain-main dengan playu”, isyarat bagi pengamat?

Ini menunjukkan bahwa ketika pesawat dikemudikan Presiden Joko Widodo untuk pendaratan darurat atau pendaratan darurat, PDIP bersiap membuka pintu darurat atau emergency exit agar PDIP bisa melompat keluar dari Safe. Menurut pemberitaan, penyebab jatuhnya pesawat tersebut adalah penyakit Coronavirus 2019 atau pandemi Covid-19.

Baca: Dalam wawancara dengan media Malaysia, Bojan Hodak menyebut klub Indonesia sebagai sumber pendapatan penting

Baca: Jadwal dan Fakta bahwa bocah 5 tahun dibunuh oleh ibu mertuanya: cemburu pada korban, balas dendam pada suaminya – katanya tanda-tanda PDIP yang akan datang adalah tanda-tanda penyerangan terhadap kader-kader muda. Anggota pemerintah tingkat kedua atau PDIP dari Republik Demokratik Rakyat tingkat kedua. Ian Napitupulu sempat berselisih dengan Erick Thohir dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), melibatkan mafia yang mengimpor alat kesehatan (alkes), dan Arteria Dahlan (Arteria Dahlan) Dikatakan ada “presiden terpilih presiden”, ada pula yang lebih kuat dari penguasa. PDIP ingin “nongkrong bareng playu”? ​​Sikap politik PDIP tergantung sikap presidennya Megawati Soekarnoputri.

Baca: Deteksi Korona, Verifikasi Pemerintah Setelah lebih dari 107.000 spesimen, apa hasilnya?

Karena gaya kepemimpinan Megawati di PDIP berkharisma, seperti mendiang ayahnya, Soekarno.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *