Selamat tinggal Tuan Bob Hassan

Penulis: Zainudin Amali

Innalillahi wa innailaihi rojiun …

untuk Bapak Mohamed Hassan (Mohammad Hasan) atau biasa dikenal dengan meninggalnya Bapak Bob Hasan (Bob Hasan), saya turut berduka cita. Seorang tokoh yang sangat populer di seluruh negeri. -Dia merupakan sosok yang sangat akrab dengan dunia olahraga khususnya dunia olahraga nasional. -Sebulan yang lalu, dia masih menjalani perawatan di Thailand dan berkesempatan untuk mengobrol dengan saya melalui telepon. Dia memberi tahu saya banyak hal dan membuat saya semakin mengagumi. Karena itulah tiga hari setelah diberi nama Menpora, saya pindah ke National Sports Training Ground untuk mempersiapkan Ocean Games di Manila, Filipina. Senang bertemu dengan Anda dan mengobrol panjang (sekitar 1 jam). Ia menggambarkan suka duka olahraga, terutama naik turunnya trek dan lapangan.

— Kekagumanku semakin tinggi. “Orang tua ini hebat,” kataku dalam hati. -Bayangkan pada usia yang begitu tinggi, dia masih ingin datang ke tempat kejadian setiap hari. Datanglah ke Stadion Senayan Madya untuk menemani para pelatih, atlet, dan pengurus olahraga. Tidak ada rasa lelah atau bosan. Semua ini membuktikan panggilan dan dedikasi jiwanya. Sangat bagus.

Sejujurnya, tidak banyak orang yang ingin seperti dia. Dunia olahraga Indonesia beruntung bisa merekrut orang-orang seperti Pak Bob Hasan. Jika tidak ada gerakan, dia tidak akan bisa bermain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *