Batik dalam arti kualitas pelayanan masyarakat

Penulis: RES FOBIA, Sara Tiga (Salatiga) Pembicara FH UKSW; Graduate School of Political Science Japan Kwansei Gakuin University School of Law Alumni

UNS batik yang ditetapkan UNESCO untuk budaya kemanusiaan dan budaya non-lisan Heritage (Head of Oral and Intangible Heritage of Humanity) 2 Februari 2009.

Pemerintah Indonesia menetapkan tanggal ini sebagai “Hari Batik Nasional.” Iskandar dan Eny Kustiyah (2017) mengemukakan bahwa unsur-unsur yang mendukung batik sebagai warisan budaya Indonesia adalah (1) perajin batik dan industri batik; (2) peristiwa batik; (3) museum batik, dan (4) batik sebagai daya tarik wisata.

Karya populer ini masih perlu dibaca berdasarkan penelitian banyak universitas tentang batik. Dengan kata lain, kearifan tradisional biasanya menginspirasi karya-karya kontemporer. Batik sebenarnya sangat penting dan dapat meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat. Batik sekilas terlihat jelas Batik adalah bentuk budaya dan salah satu bentuk seni kuno yang terpenting. Berarti menulis, “nitik” artinya menunjuk. Ini tentang menulis dengan lilin.

Membatik pada kain dengan motif miring dengan titik-titik kecil, memberikan kesan “orang bisa menulis titik”. Seni lukis tidak hanya melukis, tetapi pola seni lukis juga memiliki makna filosofis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *